Tuesday, November 08, 2005

Had lunch today, and then it started to pour. So I ordered a cup of teh tarik and sat back to wait for it to stop.

Back at the office (library): a fantastic - well, at least I found it quite funny, esp. below - writeup on Mawi, the phenom who may or may not actually be able to sing. I haven't heard him myself so I can't say. Nevertheless, I particularly like this writer's descriptions of different types of singers, esp. "penyanyi kayu" (the wooden singer)...

"Kalau dulu, industri muzik mempunyai label-label tertentu untuk penyanyi-penyanyi yang ada di pasaran, seperti penyanyi “penyanyi piring hitam” yang hanya sedap didengar di radio tapi hancur kalau membuat persembahan “live” dan terpaksa membuat persembahan “lipsynch”; “penyanyi majalah” yang sering menghiasi majalah kerana kecantikan dan ketampanannya; “penyanyi back-up” yang mempunyai suara yang menakjubkan tapi tidak mempunyai wajah yang menawan; “penyanyi kayu” yang hanya berdiri tegak menyampaikan lagunya; “penyanyi kelab malam” yang versatile dalam persembahannya; dan “penghibur” yang boleh menyanyi, menari dan berkomunikasi dengan audien."

I also thought this was hilarious:

"Apa sebenarnya yang membuatkan manusia di bumi Malaysia ini tergila-gilakan Mawi? Apakah kerana senyumannya yang selamba, mata kuyunya, hidungnya yang mancung mencakuk, keningnya yang lebat, kulitnya yang keputihan, rambutnya yang pendek mencacak, atau suaranya yang parau kejantanan? Mungkin itulah yang membuatkan banyak perempuan menjadi gila, hingga sanggup mengejar Mawi sampai masuk ke dalam masjid dengan “hotpants” sewaktu Mawi pulang ke Johor."

Read the whole thing, plus comments from the rakyat, on Kakiseni:

Hari-hari Mawi
Adakah artis itu milik masyarakat, badan korporat, parti politik atau diri sendirinya?
by Zulkifli Mohamad 27-10-2005

No comments: